Fakta Unik Tentang Topi Koki atau Chef
Seorang koki mempunyai tanggung jawab besar, yaitu menghidangkan makanan yang enak. Pekerjaan koki cukup tidak sedikit diminati. Terlihat, tidak saja wanita, koki tidak sedikit dilakukan oleh pria. Berbicara mengenai juru masak, masing-masing koki tidak jarang kali memaki topi. Nah, kali ini bakal membahas kenyataan unik topi koki, laksana berikut ini.
Topi koki dan Raja Henry VIII
Cerita menarik dari asal usul topi koki ini berasal dari era Raja Henry VIII. Saat itu, Raja Henry VIII sedang mencicipi supnya. Namun dirinya mengejar sebuah rambut pada sup tersebut. Merasa terhina, Raja Henry VIII menyuruh tentara kerajaan guna memenggal juru masaknya. Namun, pengganti juru masak kerajaan meminta supaya dibuatkan topi koki. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah supaya rambut tidak jatuh lagi ke dalam masakan. Sejak ketika itu, Raja Henry VIII menyuruh setiap koki mesti memakai topi. Tentunya tidak terdapat yang berani melawan perintah sang raja.
Namun ketika ini masalah ini dapat diatasi dengan adanya hair net. Sudah tidak sedikit koki yang memakai hairnet, tanpa mesti memakai topi chef. Walaupun sejumlah menggabungkan kedua nya. Dengan begitu, semua koki dapat lebih konsentrasi dalam menyajikan makanan lebih baik.
Topi koki dan fashion
Setidaknya topi koki mempunyai simbol tersendiri. Namun dikomparasikan masa lalu, topi koki ketika ini telah memiliki sejumlah perubahan, yang dikenal dengan nama toques blanches. Bahkan sampai saat ini masih digunakan. Dalam topi koki disebutkan bahwa elevasi topi koki mengindikasikan akan jabatan dari koki itu di dapur. Bahkan terdapat yang memakai kardus supaya topi koki yang tinggi dapat tetap berdiri tegak. Di samping itu, jumlah lipatan topi koki menandakan seberapa kawakan koki itu dan berapa resep yang mereka kuasai. Artinya, koki dengan 100 lipatan di topinya, maka dirinya dapat menguasai 100 resep. Namun ada sejumlah koki ketika ini yang tidak memiliki tidak sedikit lipatan, tetapi mereka masih dirasakan koki berpengalaman. Pasalnya, adanya resep yang mereka kuasai.
Topi koki di jaman modern
Topi koki di jaman kini masih tidak sedikit yang menggunakannya sebagai aturan suatu restoran. Namun ada pun koki yang tidak memakai topi sama sekali. Sedangkan banyak sekali topi koki yang dikenakan tercipta dari kertas dikomparasikan dengan kain supaya bisa berdiri tegak. Tetapi ada pun yang memakai topi koki kain sebab memang bersangkutan dengan masalah sirkulasi udara. Topi koki yang dipakai hingga ketika ini masih mempunyai simbol bakal pengetahuan dan status dari seorang koki. Tentunya pemakaian topi koki ketika ini tergantung bakal sang koki tersebut. Kebanyakan topi yang dipakai oleh sang juru masak ditujukan guna profesional kerja.
Itu dia sejumlah fakta menarik akan topi koki. Bagaimana dapat menambahkan pengetahuan baru, bukan?
Info Kontak :
No Telepon : 021 22730648
Fax : 021 7355533
Facebook : https://www.facebook.com/Rumahjahit.page
Whatsapp : 0877-8288-8730 / 0878-7570-9511 / 0813-1545-6872
Email : Nisa.rumahjahit@gmail.com
Website : www.rumahjahit.com
Atau bisa juga kunjungi tempat kami yang berlokasi di : Jalan Ceger Raya No. 120 (Samping SDIP Baitul Maal), Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Terima Kasih sudah berkunjung di Website kami, semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda guna untuk pemahaman serta tambahan wawasan, pengetahuan dan referensi anda yang berminat dalam melakukan pembuatan.
No Telepon : 021 22730648
Fax : 021 7355533
Facebook : https://www.facebook.com/Rumahjahit.page
Whatsapp : 0877-8288-8730 / 0878-7570-9511 / 0813-1545-6872
Email : Nisa.rumahjahit@gmail.com
Website : www.rumahjahit.com
Atau bisa juga kunjungi tempat kami yang berlokasi di : Jalan Ceger Raya No. 120 (Samping SDIP Baitul Maal), Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Terima Kasih sudah berkunjung di Website kami, semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda guna untuk pemahaman serta tambahan wawasan, pengetahuan dan referensi anda yang berminat dalam melakukan pembuatan.



0 komentar :
Posting Komentar